Sabtu, 27 Februari 2016

Cheat Ayodance

Screenshoot:


Dancer - Cheat yang selalu ditunggu-tunggu setiap awal patch akhirnya bisa didownload dan langsung dipakai nih, yaitu Cheat Presskey, Instan Perfect + No Red Key AyoDance
PressKey CFS, No Red Key, Instant Perfect, Auto Key, Hack Perfect, Hack SkinCara Menggunakan Cheat :1. Download Cheat Hingga Selesai, Lalu Extract cheatnya2. Klik Kanan Cheat Presskey.exe Lalu pilih Run As Administrator3. Login ke AyoDance dan silahkan menggunakanCara Menggunakan Hack Skin :1. Login ke AyoDance buat room mode apa aja2. Ke Dressing Room tekan hotkey sesuai skin yang kamu inginkan3. Lalu Confirm4. Ulangi jika skin belum berubah juga
Cara Menggunakan Presskey :1. Buat Room Normal lalu play2. Pas Bar muncul pencet 1 key paling depan/pertama3. Kemudian tekan Alt Kiri maka semua key terpencet otomatisCara Menggunakan PressKey Mode CFS :1. Buat Room Setting Mode CFS lalu play2. Pencet 1 hotkey apa saja misal 1 lalu tekan Alt Kiri nanti dia otomatis tekan seluruh key3. Kalau masih tidak paham silahkan berkomentar, Sudah ditest sama admin dan workCara Menggunakan No red Key:1. Untuk mengaktifkan Tekan F9 saat play2. Untuk mematikan F10Cara Menggunakan Instan PF :1. Kalau Waktu Space biasanya pake Space sekarang ganti dengan ALT Kanan maka langsung PF

Link nya Bray : >>CLICK HERE<<

Semoga bermanfaat yakk gann :)

Terimakasi atas :www.vazdancer.net


>>>>>>>>>>TOLONG SHARE YAKK :)<<<<<<<<<<

Selasa, 23 Februari 2016

Bertaubat walau masih mengulangi dosa yang sama

Sangatlah besar dosa orang yang menunda-nunda taubat, atau yang sengaja berniat melakukan dosa dengan alasan akan  bertaubat kemudian  diatas dosanya itu.
Kita memang tidak digalakkan melakukan perkara ini. Namun, kelemahan jiwakita sebagai manusia, kadangkala menjebak kita dalam perbuatan dosa yang sama hingga berkali-kali, walaupun sudah bertaubat pada mulanya..
Apakah dalam keadaan  sedemikian kita layak untuk bertaubat?

Bertaubat

Sebenarnya, Bertaubat HARUS DILAKUKAN. Meskipun terjadi berkali-kali, seperti disebutkan dalam sebuah hadis qudsi, di mana Allah berfirman,“Seorang hamba melakukan dosa dan berdoa,
Ya Rabbi, aku telah melakukan dosa maka ampunilah aku.’
Rabbnya berfirman, Hamba-Ku mengetahui bahawa dia mempunyai Rabb yang akan mengampuni dan menghapus dosanya, maka Aku ampuni hamba-Ku itu”
Kemudian waktu berjalan dan orang itu tetap seperti itu hingga masa yang telah ditentukan Allah, hingga orang itu kembali melakukan dosa yang lain.
Orang itupun kembali berdoa, Ya Rabbi, aku kembali melakukan dosa, maka ampunilah dosaku.’
Allah berfirman, ‘Hamba-Ku mengetahui bahawa dia mempunyai Rabb yang akan mengampuni dan menghapus dosanya, maka Aku ampuni hamba-Ku itu
Kemudian waktu berjalan dan orang itu tetap seperti itu hingga masa yang telah ditentukan Allah, hingga orang itu kembali melakukan dosa yang lain.
Orang itupun kembali berdoa, Ya Rabbi, aku kembali melakukan dosa, maka ampunilah dosaku.’
Allah berfirman, Hamba-Ku mengetahui bahawa dia mempunyai Rabb yang akan mengampuni dan menghapus dosanya, maka Aku ampuni hamba-Ku itu’… [Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim lihat: al-Lu’lu’ wa al-Marjan (1754) dan lihatlah: Fathul Baari juz 13 hal. 46 dan setelahnya]
Ini fenomena biasa yang terjadi dimasa ini, dimana sentiasa berlaku tarik-menarik antara  para pelaku dosa dan  orang-orang yang bertaubat. Masing-masing bersenang hati menerima kehadiran kembali seseorang yang selama ini berpisah dari mereka.
Orang-orang yang bertaubat senang menerima hadirnya pelaku dosa yang kembali bertaubat atas dosa-dosanya. Begitu juga para pelaku dosa akan riang gembira menyambut orang soleh yang kembali menggeluti dosa-dosa.
Oleh itu, banyak orang yang menjadi korban tarik- menarik itu. Banyak orang soleh yang akhirnya terjebak dalam dosa, yang dari dosa itu dahulu dia pernah bertaubat.
Dan sayangnya, itu terjadi berkali-kali sepanjang hidupnya. Namun, selama dia ikhlas bertaubat dan ingin memperbaiki diri, tak ada istilah pintu taubat tertutup baginya, selama nyawa belum sampai di kerongkongan, atau matahari belum terbit dari arah barat.
"Kita tidak berhak menunda-nunda taubat, dengan berpegang pada kemurahan Allah, rahmat dan ampunan Allah. Allah memang Maha Pemurah, tetapi Allah juga Maha Perkasa, Maha Hebat siksa-Nya. Kita harus sedar, bahawa maut boleh  menjemput kita bila – bila masa sahaja."